PETANI HARUS TAHU..!!! AKIBAT KEKURANGAN UNSUR HARA PADA TANAMAN
Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak se
bagaimana
mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak
pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering.
Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak
diharapkan oleh petani
A. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro
1. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N )
Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat
dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya
berubah menjadi kuning . Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan
daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Pada
tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada
pertumbuhan, yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna,
umumnya kecil-kecil dan cepat matang. Kandungan unsur N yang rendah
dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan
menebalnya membran sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran
kecil-kecil.
2. Kekurangan unsur fosfor ( P )
Sebagaimana telah dijelaskan bahwa fungsi fosfat dalam tanaman adalah:
dapat mempercepat pertumbuhan akar semai, mempercepat dan memperkuat
pertumbuhan tanaman dewasa pada umumnya, meningkatkan produk biji-bijian
dan memperkuat tubuh tanaman padi-padian sehingga tidak mudah rebah.
Karena itu defisiensi unsur hara ini akan menimbulkan hambatan pada
pertumbuhan sistem perakaran, daun, batang seperti misalnya pada tanaman
serealia (padi-padian, rumput-rumputan, jewawut, gandum, jagung)
daunnya berwarna hijau tua/ keabu-abuan, mengkilap, sering pula terdapat
pigmen merah pada daun bagian bawah, selanjutnya mati. Tangkai daun
kelihatan lancip. Pertumbuhan buah jelek, merugikan hasil biji.
3. Kekurangan Unsur Kalium ( K )
Defisiensi Kalium memang agak sulit diketahui gejalanya, karena gejala
ini jarang ditampakkan ketika tanaman masih muda, jadi agak berlainan
dengan gejala-gejala karena difisiensi N dan P
Gejala yang terdapat
pada daun terjadi secara setempat-setempat. Padapermulaannya tampak agak
mengkerut dan kadang-kadang mengkilap dan selanjutnya sejak ujung dan
tepi daun tampakmenguning, warna seperti ini tampak pula di antara
tulang-tulang daun, pada akhirnya daun tampak bercak-bercak kotor,
berwarna coklat, sering pula bagian yang bercak ini jatuh sehingga daun
tampak bergerigi dan kemudian mati. Pada tanaman kentang gejala yang
dapat dilihat pada daun yang mana terjadi pengkerutan dan peng-gulungan,
warna daun hijau tua berubah menjadi kuning bertitik-titik coklat.
Gejala yang terdapat pada batang yaitu batangnya lemah dan pendek-pendek
sehinga tanaman tampak kerdil. Gejala yang tampak pada buah misalnya
buah kelapa dan jeruk banyak yang berjatuhan sebelum masak, sedang
masaknya buahpun berlangsung sangat lambat. Bagi tanaman yang berumbi
menderita defisiensi K hasil umbinya sangat kurang dan kadar hidrat
arangnya demikian rendah.
ADS HERE !!!